NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Berapa Lama dan Berapa Sering Menyusui?

Bayi yang baru lahir dapat disusui sesuai keinginannya, umumnya 8-12 kali sehari dalam dua minggu pertama kehidupannya. Perhatikan tanda-tanda bayi lapar, seperti bangun dan menggeliat-geliat gelisah atau tidurnya tak tenang, meski matanya terpejam, matanya terlihat bergerak-gerak, mulut dan lidah melakukan gerakan menghisap, tangan bergerak ke arah mulut berulang kali. Bila bayi Anda tidur terus dan tidak menunjukkan tanda-tanda tersebut selama 3 jam, coba bangunkan dia untuk disusui.

-  Anda harus menyusui bayi Anda siang dan malam.

- Untuk bayi yang sukanya tidur terus, bangunkan tiap tiga jam untuk disusui sampai ia mencapai kembali berat lahirnya. (di minggu-minggu pertama berat badan bayi memang mengalami penurunan dari berat lahirnya, tapi ini normal, jangan khawatir, ini bukan diakibatkan hanya disusui ASI atau ASInya kurang).

-  Jangan berikan dot. Bila bayi Anda harus ditinggal di rumah sakit karena harus disinar karena kuning, perah ASI anda dan tinggalkan di rumah sakit, lakukan setiap hari sampai bayi anda bisa dibawa pulang, dan beritahu perawat untuk memberikan ASI perah Anda dengan sendok. Hal ini untuk menghindari bingung puting.

- Menangis adalah salah satu tanda terlambat bagi bayi kelaparan, dan akan lebih sulit lagi untuk disusui. Coba lebih cermat memperhatikan tanda bayi lapar sebelum ia menangis lapar. Oh ya, menangis belum tentu karena lapar, bisa juga karena popoknya basah atau dia kedinginan/kepanasan.

Durasi:

Pada masa awal menyusui setiap periode menyusui kira-kira berlangsung 20 sampai 45 menit untuk total dua payudara, bisa lebih cepat atau lebih lama tergantung keinginan bayi, ia yang paling tahu berapa banyak kebutuhannya sampai merasa kenyang. Namun karena bayi baru lahir umumnya sering mengantuk, panjangnya waktu yang dibutuhkan ini memerlukan kesabaran dan ketelatenan. Dengan pelekatan yang baik, susui pada satu sisi payudara sampai payudara kosong, tandanya ia berhenti menghisap dan tangan tak lagi terkepal, serta ia kelihatan rileks dan ngantuk. Saat ini, lepaskan puting dari mulutnya, sendawakan dan ganti payudara sebelahnya. Tandai dengan peniti di baju, untuk pengingat tadi pertama kali menyusui dengan payudara sebelah mana, untuk periode menyusui berikutnya ditukar.

Adalah normal bagi bayi untuk “cluster feed”, berarti ia sering sering lapar dan menyusu pada beberapa jam, kemudian tidur lama tanpa merasa lapar. Dalam minggu-minggu pertama kehidupannya, bayi yang sehat bisa menyusu setiap jam atau beberapa kali dalam satu jam, terutama saat sore dan menjelang tidur malam. Ia akan sangat puas dan kenyang setelah cluster feedings tersebut, dan ibu bisa memanfaatkannya untuk beristirahat tidur malam.

Perlu diingat, lambung bayi yang baru lahir itu kecil sekali. Karena itu mereka meminum ASI sedikit sedikit, dan sering (karena ASI sangat mudah dicerna dan diserap). Karena itu, biarkanlah bayi mengatur kapan mereka mau ASI. Tidak ada kata “jarak antar minum terlalu sebentar”, karena saat bayi mengatur asupan ASI mereka, payudara akan mengatur produksi ASI secara otomatis. Jarak antar minum setidaknya 45 menit adalah cukup normal untuk bayi yang baru lahir.

Lambat laun, jarak antar minum ini akan bertambah jarang dengan tumbuhnya bayi, hingga 2-3 jam sekali. Namun, sewaktu waktu, ada saatnya bayi mengalami lonjakan pertumbuhan (growth spurts), selama kira-kira 2-3 hari. Growth spurts itu seringkali terjadi umur 3 minggu, 6 minggu, 3 bulan, dan 6 bulan. Saat itu, bayi akan membutuhkan lebih banyak ASI dari sebelumnya, sehingga dia akan meminta ASI lebih sering bahkan setiap setengah jam, selama 2-3 hari itu. Tidak apa apa, turuti saja kemauan bayi itu seberapa seringnya pun, karena payudara anda akan beradaptasi dengan membuat ASI lebih banyak lagi. Setelah beberapa hari, jarak antar menyusui akan menjadi lebih jarang kembali.

Beberapa dokter menyarankan para ibu untuk membuat jadwal menyusui. Namun, menyusui harus dilakukan sesuai kebutuhan si bayi. Tidak perlu dijadwal, turutilah kapanpun bayi meminta minum.

Mengatasi Tantangan

Saat menyusui, beritahu pihak keluarga atau perawat yang menyarankan agar anak diberi susu formula bila masih merasa lapar, bahwa ASI kita pasti cukup untuknya, meskipun bayi banyak minum, karena tubuh kita akan memproduksi ASI terus sebanyak yang dikeluarkan. Ini untuk menanamkan tekad di benak Anda agar dapat berhasil dalam program ASI Eksklusif ini. Sekali anda membeli susu formula, anda akan tergoda terus untuk membuatnya kembali, karena harga susu formula tidak murah dan harus habis setelah dua minggu kalengnya dibuka (kalau tidak bisa rusak, boros kan?)

Oh ya, jangan mengukur produksi ASI berdasarkan hasil perahan, karena kemampuan bayi menghisap ASI lebih banyak daripada pompa ASI/memerah tangan. Ibu harus banyak beristirahat, cukup gizi makanan dan banyak minum. Rasa tenang dan santai serta nyaman, tidak stress akan menambah produksi ASI. Ibu bisa beristirahat rileks sambil minum teh yang bisa meningkatkan produksi ASI Nursing Time Tea atau minum supplement Nursing Blend Postnatal Vitamin untuk mencukupi tubuh dengan nutrisi penting sebagai pendamping periode menyusui ini.

Apakah bayi saya mendapatkan cukup ASI?

1. Anda akan bisa tahu bahwa ia mendapatkan cukup ASI dari BAB (Buang Air Besar)-nya:

-  Di lima hari pertama, BAB bayi berubah dari hijau kehitaman, menjadi coklat, dan menjadi mustard kekuningan.
-   Setiap bayi bervariasi pola BAB-nya. Tapi pada tiga hari pertama, mereka biasanya akan BAB 2 sampai 3 kali dalam waktu 24 jam. Pada hari kelima, sebagian besar bayi akan BAB setidaknya 4 sampai 5 kali.

2. Pola popok basah:

• Hari ke-1 = satu popok basah
• Hari ke-2 = dua popok basah
• Hari ke-3 = tiga popok basah, dan sebagainya
• Hari ke-6 atau lebih = 6 sampai 8 popok basah dalam waktu 24-jam.
• Urin bayi berwarna pucat (tanda ia banyak minum)

3. Anda dapat mendengar bayi menelan susu, atau menunjukkan tanda tanda menyusui yang baik, (menghisap…berhenti sebentar (karena sedang menelan)….menghisap lagi…..)

4. Bayi Anda tenang dan santai setelah disusui.

5. Berat badannya naik. Banyak bayi dapat kehilangan hingga 7 sampai 10 persen dari berat lahir mereka selama hari pertama hidup mereka. Bayi lahir dengan cadangan lemak dan biasanya mendapatkan kembali berat badan oleh dua minggu.