NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Hasil Riset Terbaru: Mineral yang Paling Penting untuk Kesuburan

Peran Zinc dalam Pembuahan Sel Telur oleh Sperma

Penelitian terbaru National Institutes of Health menemukan sesuatu yang mengejutkan ketika mereka melihat detik-demi-detik proses fertilisasi telur. Gambar di sebelah kiri yang menakjubkan disini menunjukkan bahwa dalam detik-detik saat sperma bertemu telur, telur melepaskan sejumlah besar mineral zinc (terlihat pada cahaya berpendar disekitar sel telur yang mereka sebut “pendaran zinc”). Studi ini menunjukkan bahwa Zinc memainkan peranan yang sangat dramatis dalam proses pembuahan.

Untuk melakukan studi ini, para ilmuwan telah menggunakan bantuan mikroskop dapat melihat konsentrasi dan distribusi dari atom Zinc dalam sel-sel individual. Dengan bantuan bahan kimia yang mengeluarkan cahaya bila terkena Zinc, para peneliti mendokumentasikan pendaran cahaya 20 menit setelah pembuahan. Kebanyakan telur yang dibuahi melepaskan zinc dalam dua atau tiga putaran, selama setiap 10 menit.

“Jumlah, waktu dan intensitas zinc dapat memberitahu kita tentang kualitas telur, yang akan menjadi area penting bagi penelitian selanjutnya, kata Dr. O’Halloran. “Penting juga bagi kita untuk meneliti apakah jumlah zinc yang dikonsumsi calon orangtua cukup untuk menjamin kesuburan mereka.”

Tambahan percobaan membantu memastikan peran Zinc dalam proses pembuahan. Biasanya, setelah sel telur dilepaskan dari indung telur, ia harus menyingkirkan kelebihan kromosom dalam dua tahap agar ia dapat mempersiapkan diri untuk melebur dengan sperma yang akan membuahinya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa akumulasi awal Zinc sangat penting untuk benarmenyelesaikan tahap pertama. Jika sel telur dibuahi, zinc akan dilepas kembali, Sel membuang kelebihan materi genetik dan mulai membelah diri menjadi embrio.

Sebelum pelepasan mineral pada saat pembuahan terjadi, para ilmuwan mengamati bahwa sebelum fertilisasi terjadi, sel telur terus mengumpulkan atom zinc dalam perkembangannya. Penemuan ini menekankan bahwa zinc adalah esensial (sangat penting) dalam pembentukan sperma dan telur yang baik, dan juga embrio yang sehat, “ kata Teresa Woodruff, Ph.D., salah satu ilmuwan di NIH, dalam siaran pers yang dirilis oleh NIH. Ini mungkin dikarenakan zinc mengontrol pembelahan sel selama proses pematangan telur, dan menghentikannya setelah fertilisasi.

Konsumsilah makanan seperti tiram, kepiting, daging sapi, biji-bijian. Wanita sedikitnya harus mendapatkan 8 mg Zinc sehari dan pria butuh minimal 11 mg Zinc sehari. Pria dan wanita harus memenuhi kebutuhan zinc secara tepat, baik dari bahan pangan alami maupun suplemen.

Thomas V. O’Halloran, Ph.D., dari Northwestern University, dan salah satu penulis senior studi tersebut, menambahkan bahwa temuan ini mendorong penelitian lebih terhadap peran Zinc dalam kesuburan. Ada beberapa bukti sebelumnya untuk mendukung zinc sebagai mineral yang esensial bagi pembuahan: Sebuah studi pada tahun 2002 dari lelaki yang kurang subur yang diberi folat dan zinc menemukan bahwa jumlah sperma total meningkat pada kelompok yang mengkonsumsi gabungan dari dua mineral ini. Folat membantu menyehatkan sperma dan meningkatkan kegesitannya. Bersama vitamin B12, zat ini akan membantu pembentukan kode genetik.

Studi dilakukan oleh Alison M. Kim, Ph.D., dari Northwestern University, Evanston, Ill, Miranda L. Bernhardt, Betty Y. Kong, Richard W. Ahn, Dr. Woodruff,  Thomas V. O’Halloran, Ph.D., dan Stefan Vogt, Ph.D., dari Argonne National Laboratory, Washington, D.C. Penelitian terbaru ini dipublikasikan dalam ACS Chemical Biology, edisi bulan Juli 2011.

Selain sangat berperan pada kesuburan, Zinc juga memiliki sebutan sebagai mineral penyembuh yang sangat mendukung fungsi sistem imunitas tubuh melawan berbagai serangan penyakit dan polutan lingkungan. Zinc juga baik bagi orang yang sering menderita gangguan pencernaan dan penyerapan (diare). Telah diteliti juga bahwa kecepatan penyembuhan luka lebih tinggi pada pasien yang tercukupi kebutuhan zinc-nya.

Suplemen seperti FertilAid for Men yang terbuat dari bahan alami tumbuh-tumbuhan dan diperkaya vitamin dan mineral, bila dijadikan asupan secara rutin, baik untuk kesehatan reproduksi pria. Selain mensuplai tubuh dengan kandungan mineral Zinc yang cukup, ia juga mengandung bahan-bahan lain seperti:

Panax Ginseng adalah herbal tradisional yang digunakan masyarakat asia selama ratusan tahun untuk memelihara kesehatan. Tanaman ini diyakini akan meningkatkan motilitas sperma, dan meningkatkan jumlah sperma juga, juga meningkatkan performa seksual dan mengatasi impotensi. Selain itu, ia juga meningkatkan energi dalam tubuh untuk beraktivitas sehari-hari sehingga tidak mudah lelah dan berperan dalam sistem imun.

Maca, tanaman dari peru yang dapat menutrisi sperma dan meningkatkan libido

Maca, tanaman dari peru yang dapat menutrisi sperma dan meningkatkan libido

Maca adalah tanaman yang digunakan masyarakat Peru untuk kesehatan sperma. Maca secara turun temurun dipercaya dapat meningkatkan volume air mani, jumlah dan motilitas sperma, serta meningkatkan libido. Peneliti juga menemukan bahwa ia melindungi sperma dari kerusakan.

Ada juga sejenis asam amino alami, yang dinamakan L-Arginine, tidak hanya dapat meningkatkan motilitas sperma dengan cara mendorong kinerja sperma agar lebih hidup, juga dapat membantu mengurangi stress.

Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat meningkatkan ketangguhan sperma masuk sel telur. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gagalnya jaringan testis beregenerasi. Vitamin E adalah antioksidan yang terbaik untuk kesuburan. Sel sperma sangat sensitif pada paparan polusi lingkungan dan dapat dengan mudah rusak. Para peneliti percaya bahwa Vitamin E dapat melindungi sperma dari radikal bebas tersebut. Studi menunjukkan bahwa orang yang mencukupi asupan vitamin E, kesuburannya meningkat sampai 30%. Vitamin E juga berperan dalam pencegahan penyakit jantung dan diabetes karena dapat mengurangi penggumpalan darah di pembuluh darah, dan bagi wanita dapat mencegah keguguran. Vitamin E banyak tersedia dalam minyak yang dihasilkan dari biji-bijian, seperti; minyak kacang, minyak kulit gandum, minyak jagung dan minyak biji bunga matahari. Selain itu, vitamin E juga terdapat pada sayuran hijau, sereal, hati, kuning telur, lemak susu, kacang-kacangan dan mentega.

Vitamin A
Kekurangan vitamin A menyebabkan kurangnya jumlah sperma dan memungkinkan sperma terbentuk dengan tidak sempurna. Vitamin A terdapat pada buah-buahan kuning dan oranye (seperti pepaya dan mangga) dan sayur-sayuran (seperti wortel dan labu), susu dan produk susu, sayuran hijau, dan telur.

Vitamin C
Vitamin C mengurangi terjadinya sperma menggumpal dan meningkatkan tingkat kegesitannya. Ini juga merupakan antioksidan yang melindungi sperma dari racun, seperti timah dan nikotin. Vitamin C terdapat pada jenis jeruk asam ataupun manis, nanas, kiwi, stroberi, anggur, tomat, jenis kentang, kacang-kacangan, serta brokoli.

Vitamin D
Vitamin D dapat memperbaiki motilitas sperma. Dalam studi yang melibatkan 200 lelaki, terlihat bahwa kekurangan vitamin D juga mempengaruhi motilitas sperma. Rendahnya level vitamin D berkorelasi dengan tingginya sel sperma yang abnormal. Vitamin D adalah vitamin yang larut di lemak yang secara alami hanya tersedia pada sedikit sekali jenis makanan. Vitamin D2 (ergocalciferol) terdapat pada beberapa tumbuhan dan jamur. Beberapa jenis ikan yang berlemak, seperti ikan cod, tuna dan salmon, mengandung vitamin D2 karena mereka memakan alga yang mengolah vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Vitamin D3 (cholecalciferol) diproduksi tubuh ketika sinar ultraviolet mengenai kulit kita dan merangsang produksinya. Untuk mendapatkan vitamin D3 yang memadai, paparkan kulit Anda di sinar matahari selama 10-15 menit beberapa kali seminggu. Seiring penuaan, efektivitas kulit dalam memproduksi vitamin D semakin berkurang.

Ekstrak Biji Anggur (Grapeseed) Dalam studi klinis ditemukan bahwa ekstrak biji anggur meningkatkan kualitas dan fungsi sperma sebanyak 38%.

Selenium
Selenium penting bagi pembentukan sperma yang normal dan diperlukan untuk memperlancar fungsi alat reproduksi pria. Untuk mencukupi selenium, konsumsilah gandum, kacang brasil, biji padi-padian, ikan tuna, daging sapi, dan ayam.

“Sebagian besar pria yang mencoba FertilAid for Men, menunjukkan perbaikan 20% atau lebih dalam jumlah sperma yang sehat. Berdasarkan data serta bahwa dalam beberapa studi lain, saya sarankan semua pria mengkonsumsi vitamin kesuburan, seperti FertilAid for Men, untuk mengoptimalkan kualitas sperma mereka. “ - Dr Joanna Ellington, CEO INGFertility

sumber : wishingbaby

You must be logged in to post a comment.