NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Menjadwalkan Menyusui

Menjadwalkan Menyusui, Salahkah?

Menyusui dipecaya dapat memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak, Ibu dan anak. Anak yang mendapatkan ASI eksklusif akan jarang sakit. Setidaknya, menurut WHO, ASI eksklusif harus diberikan selama 6 bulan pertama. Agar dapat menyusui dengan sukses, Anda harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai menyusui. Bagi beberapa Ibu, menjadwalkan bayi ketika memberikan ASI akan membantu – sebagian lagi tidak. Lantas, mana yang benar? Apakah memberi ASI membutuhkan penjadwalan, atau cukup memberikan ASI ketika bayi memang haus?

Menyusui yang terjadwal akan bekerja dengan baik jika Anda memiliki cadangan ASI yang cukup didukung dengan bayi yang kooperatif. Tetapi jika Anda memiliki masalah mengenai bayi yang tidak memperoleh berat badan yang cukup, atau bayi Anda menyusu dengan kuat, maka sudah jelas bahwa menjadwalkan menyusui bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan.
Yang harus diingat adalah bahwa bayi membutuhkan banyak perhatian. Hal ini penting agar bayi dapat tumbuh dengan baik. Menurut riset, menyusui setidaknya 8 sampai 12 kali dalam satu hari sudah cukup untuk bayi. Jika Anda memiliki cadangan ASI yang banyak, maka semakin besar kemungkinan bayi untuk cepat naik berat badan. Bagi sebagian ibu yang tidak menjadwalkan menyusui memang akan sedikit kerepotan, karena pada setiap bayi lapar, ASI Anda harus tersedia. Menyusui membutuhkan kerjasama yang baik bagi Ibu dan bayi. Setiap bayi tentu saja memiliki kebutuhan ASI yang berbeda-beda. Anda harus bisa menyesuaikan kebutuhan bayi dengan ASI yang Anda miliki.
Namun, jika Anda mengetahui cara memperbanyak ASI dengan baik, Anda tidak memiliki masalah baik menyusui dengan jadwal atau tanpa jadwal. Hal ini karena Anda memiliki cadangan ASI yang banyak. Untuk itu, mengetahui cara memperbanyak ASI akan sangat membantu Anda untuk mendapatkan cadangan ASI yang melimpah. wishingbaby.com