Wishingbaby – Solusi Cara Cepat Hamil

Relaktasi, Kembali Menyusui Setelah Berhenti

Relaktasi adalah praktik menyusui kembali bayi langsung ke payudara setelah dalam kurun waktu tertentu (beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan) tidak menyusui atau menyusui secara parsial (mencampur pemberian ASI dengan susu formula atau makanan/minuman selain ASI) karena alasan tertentu, diantaranya, ibu harus dirawat karena sakit, ibu sibuk bekerja, ASI mengering, atau ibu mengalami sakit yang sementara waktu dilarang memberikan pada bayinya, kesulitan untuk menyusui karena mendapat tekanan dari lingkungan, minimnya pengetahuan orangtua tentang ASI, hingga berbagai mitos tidak benar seputar menyusui.

Beberapa alasan perlu dilakukannya relaktasi, antara lain sebagai bagian dari pengobatan rehidrasi pada bayi mencret dan kurang gizi setelah penyapihan. Selain itu, relaktasi juga biasanya dilakukan karena bayi tidak cocok dengan berbagai susu formula atau ibu berubah pikiran ingin menyusui, dari pemakaian susu formula. Bisa juga karena kondisi harga susu formula yang terus meroket. Seorang ibu dengan bayi usia 0-2 tahun dapat melakukan relaktasi agar dapat beralih dari susu formula.

Relaktasi dapat dilakukan dengan diawali niat yang kuat untuk kembali menyusui. Ajak pasangan dan anggota keluarga serta orang-orang terdekat untuk mendukung ibu melakukan relaktasi. Semakin muda usia bayi, semakin mudah relaktasi dilakukan dan berhasil.

Relaktasi hanya bisa dilakukan dengan satu cara, yaitu : membiarkan bayi Anda menyusu sesering mungkin pada payudara Anda. Frekuensi menyusui ini setidaknya adalah 10 kali dalam 24 jam, atau lebih jika memang bayi Anda menginginkannya.

Tahapan relaktasi:

Selama masa relaktasi ini, periksalah secara teratur hal-hal sebagai berikut untuk memastikan bahwa bayi Anda tidak kekurangan makanan: (a) kenaikan berat badannya, yaitu sekurangnya 500gr dalam sebulan, dan (2) frekuensi harian BAK (5-6 kali) dan BAB (minimal 1 kali) bayi Anda.

(dari berbagai macam sumber)

oleh: wishingbaby