NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

CoQ10 dan L-Carnitine, dua Asam Amino Penting Bagi Sperma

Coenzyme Q10 (CoQ10) adalah senyawa yang ditemukan dalam sel-sel tubuh yang bertanggungjawab untuk memproduksi energi didalam tubuh dan dapat meningkatkan kesehatan dan melawan beberapa penyakit.

Lebih jelasnya, CoQ10 berfungsi sebagai pembawa pesan di suatu unit yang dinamakan mikondria, yang merupakan gudang energi sel, dimana terjadi oksidasi makanan yang masuk dan menghasilkan energi dari pembakaran / oksidasi tersebut. Proses ini biasanya disebut respirasi. Apabila respirasi terbatas maka, tubuh tidak dapat menghasilkan energi yang cukup. Maka suplai darah ke berbagai serat dan organ akan terhalangi.

CoQ10 juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menghalangi radikal bebas yang merusak sel-sel dan daya tahan tubuh.Antioksidan adalah zat yang mengikat radikal bebas yang merusak senyawa dalam tubuh yang mengubah membran sel, merusak DNA, dan bahkan menyebabkan kematian sel. Radikal bebas terjadi secara alami dalam tubuh, tetapi racun lingkungan (termasuk sinar ultraviolet, radiasi, merokok, dan polusi udara) juga dapat meningkatkan jumlah partikel-partikel perusak. Radikal bebas berkontribusi pada proses penuaan, serta pengembangan sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan kanker. Antioksidan seperti CoQ10, dapat menetralkan radikal bebas dan dapat mengurangi atau bahkan membantu mencegah beberapa kerusakan yang mereka sebabkan.

Beberapa manfaat suplementasi CoQ10 adalah mencegah penyakit jantung, parkinson, tekanan darah tinggi, menstabilkan kolesterol tinggi pada pendeirta diabetes, mencegah pembengkakan gusi (karena manfaatnya yang membantu perbaikan jaringan sel sehingga penyembuhan bisa terjadi lebih cepat)

Studi terbaru telah menemukan bahwa suplementasi CoQ10 yang dikombinasikan dengan L-Carnitine dapat membantu pergerakan sperma pada pria yang motilitas spermanya menurun. Bagi anda yang sedang menjalani terapi kesuburan, CoQ10 sangat direkomendasikan karena menurut penelitian, jumlah CoQ10 dalam cairan air mani dari laki-laki memiliki korelasi dengan jumlah sperma dan motilitas sperma.

 Pengaruh CoQ10 pada Jumlah Sperma dan Motilitas Sperma

Sebuah studi pada tahun 2004 yang dimuat di jurnal Fertility & Sterility meneliti efek dari suplemen CoQ10 setiap hari pada jumlah sperma dari 22 pria infertil dengan motilitas sperma rendah. Setelah enam bulan meminum suplemen, jumlah CoQ10 dalam spermanya meningkat. Penelitian ini juga menemukan bahwa motilitas sperma laki-laki meningkat juga.

Penelitian di Italia membagi dua kelompok pria infertil. Kelompok pertama yang mengkonsumsi CoQ10 mengalami peningkatan signifikan pada motilitas sperma, kualitas sel sperma, yang melipatgandakan kemampuan mereka untuk mendapatkan bayi dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi CoQ10. Studi lain di Israel juga menemukan hal yang sama, dimana CoQ10 secara signifikan meningkatkan mobilitas sperma pada pria yang mengalami asthenospermia (pergerakan sperma) yang rendah.

Peran L-Carnitine dalam Kesuburan

L-Carnitine adalah asam amino yang berfungsi untuk transportasi asam lemak ke mitokondria. Mitokondria bagian dari sel yang bertanggung jawab untuk menciptakan energi dalam sel sehingga sel dapat melaksanakan fungsinya. Ini adalah karakteristik khusus dari L-Carnitine yang membuatnya bermanfaat untuk kesuburan.

Seiring meningkatnya usia, fungsi energi tersebut menurun, sehingga L-Carnitine berperan penting untuk meningkatkan fungsi mitokondria dalam sel kita. Hasil studi pada L-Carnitine menunjukkan peran asam amino ini bagi kualitas dan motilitas sperma:  http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20940690

 Hasil studi lain di Italia menunjukkan konsumsi supplemen yang mengandung L-Carnitine, membuat sperma berenang lebih lincah.

Supaya sperma dapat membuahi sel telur, sperma harus berenang dengan cepat dan lurus ke saluran sel telur. Maka sperma yang geraknya kurang bagus jarang berhasil, kesempatan mereka untuk mencapai sel telur untuk mencapai kehamilan juga menurun.

Suplemen Carnitine bisa mengatasi hal tersebut, kata peneliti dari Universitas Padova, Andrea Garolla, PhD.  Studi dilakukan pada 30 orang laki-laki, berusia kurang lebih 34 tahun. Semua menderita infertilitas: motilitas spermanya kurang. Selama tiga bulan, mereka mengkonsumsi suplemen L-Carnitine setiap hari, dan kelompok lainnya tidak minum apapun (placebo).

Sperma diambil sebelum studi dilakukan, setelah 3 bulan pemakaian.  Motilitas mereka meningkat, sedangkan yang tidak minum apapun sama saja.  Studi ini dimuat dalam jurnal Fertility dan Sterility pada bulan Februari 2005.

Menggunakan CoQ10 dengan L-Carnitine

Fungsi utama dari CoQ10 adalah menciptakan energi dalam mitokondria sel-sel kita. Mitokondria adalah bagian dari sel yang menyediakan energi untuk tubuh. Tanpa energi yang dibuat mitokondria, tidak ada fungsi tubuh kita bisa terjadi. Ini termasuk energi yang diciptakan untuk kemampuan reproduksi kita.

Zat lain yang dapat membantu meningkatkan efektivitas CoQ10 adalah asam amino bernama L-Carnitine. Asam amino adalah zat pembangun yang membentuk protein. Asam amino ini dikenal dapat melakukan hal yang sama yang dilakukan CoQ10 pada mitokondria sel, dengan cara menciptakan energi didalamnya, jadi dengan menggunakan dua suplemen bersama-sama akan dapat saling melengkapi untuk meningkatkan efeknya. Banyak endrokologis yang menggunakan kedua suplemen ini dalam prosedur reproduksi dengan tujuan meningkatkan efek dari perawatan kesuburan pria.

Seiring bertambahnya usia, mitokondria (termasuk DNA dalam sel sperma) menjadi banyak yang rusak karena terekspos lingkungan dan banyak faktor lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini akan menurunkan kemampuan mitokondria untuk menciptakan energi untuk kemampuan reproduksi kita, serta seluruh tubuh kita. Jadi dengan kita meningkatkan energi sel melalui suplementasi CoQ10 dan L-Carnitine, akan memberi keunggulan penting yang dibutuhkan sel-sel tubuh untuk menjaga kemampuan reproduksi dalam keadaan prima.

Praktek Kesabaran

Kecuali Anda menggunakan obat kesuburan dan menjalani perawatan kesuburan, menggunakan suplemen kesuburan tidak akan memiliki efek samping yang sangat besar bagi tubuh, namun juga hasilnya tidak instan atau dapat terlihat dalam satu-dua bulan pertama. Jadi bersabar adalah kuncinya dan perlu diingat bahwa dibutuhkan tiga bulan dari awal hingga akhir, untuk menyelesaikan pematangan sel sperma maupun sel telur. Jadi perlu melewati suatu periode sebelum Anda mulai melihat adanya perbaikan dalam jumlah dan pergerakan sperma. Mungkin awalnya terasa berat, namun semuanya akan terbayar saat Anda melihat pada hasil tes kehamilan yang positif!

Dan jangan lupa diperhatikan, untuk pembentukan sperma yang baik juga diperlukan vitamin dan mineral dasar seperti vitamin C, B12, E, Selenium dan Zinc yang semuanya sudah tersedia dalam FertilAid for Men.