NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Kapan ASI Mulai Diproduksi

Salah satu tanda awal kehamilan adalah payudara terasa sakit atau perih. Setelah itu, perubahan payudara ditandai dengan mulai membesarnya ukuran payudara seiring dengan semakin bertumbuhnya bayi di dalam rahim. Hal ini tentu saja wajar dan normal, karena kelenjar penghasil ASI di dalam payudara mulai diaktifkan untuk memproduksi ASI sebagi persiapan untuk menyambut kelahiran bayi.

Kelenjar ASI merupakan suatu kumpulan sel yang terletak di bagian atas payudara anda. Pada saat melahirkan dan plasenta keluar, terjadi perubahan hormon progesteron di dalam tubuh dan hormon penghasil ASI (prolaktin) akan meningkat untuk memberitahukan kelenjar ASI untuk segera memproduksi dan mengirimmya ke saluran ASI.

Pada beberapa wanita, memasuki trimester ke-3 kehamilan sering kali ditemui adanya cairan yang menetes dari puting payudara-nya. Tetapi banyak juga yang tidak mengalami hal ini. Cairan yang menetes dari putting adalah colostrum, atau ASI awal. Colostrum adalah imunisasi pertama bagi bayi, karena mengandung antibodi yang sangat tinggi dan berfungsi untuk melapisi dinding usus bayi yang belum bertumbuh sempurna. Ia tidak akan habis, dan terus ada sampai bayi dilahirkan, dan akan bertahan selama 3 hari sebelum berubah menjadi ASI transisi.

Jadi, kapankah ASI diproduksi, jika pada semester ke-3 kehamilan pada beberapa ibu colostrumnya sudah keluar? Jawabnya adalah di semester ke-2 kehamilan atau memasuki minggu ke-16. Pada masa ini, hormon prolaktin sudah mulai aktif bekerja. Hormon ini mulai memproduksi ASI untuk mempersiapkan ketersediaan ASI pada saat bayi dilahirkan sampai dengan periode menyusu selesai.

Seringkali kita mendengar, bahwa ASI baru akan keluar pada hari ke-2 dan ke-3 atau ASI tidak keluar sama sekali ketika bayi baru saja dilahirkan. Anggapan itu tentu saja tidak tepat, karena tubuh ibu sudah mempersiapkan makanan yang terbaik bagi bayi – yaitu ASI – sejak memasuki trimester ke-2 kehamilan. Colostrum yang jumlahnya masih sangat sedikit akan keluar dalam bentuk cairan seperti minyak, berwarna putih bening/kekuningan, dan akan semakin lancar keluar jika distimulasi dengan hisapan mulut bayi. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk melakukan proses Inisiasi Menyusu Dini segera setelah bayi lahir dan dilanjutkan dengan rawat gabung untuk membantu ibu sukses menyusui bayi-nya.

Penulis : Cut Sarah Xandaria, AIMI