NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Apakah Pil KB Mempengaruhi Kesuburan?

KBPil KB yaitu pil yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini bekerja mencegah kehamilan dengan cara menghambat ovulasi. Tanpa ovulasi, pembuahan dan kehamilan tidak dapat terjadi. Banyak wanita pengguna pil KB yang ingin menghentikan pemakaian untuk mendapatkan kehamilan. Namun, banyak dari mereka khawatir bahwa pil KB telah menurunkan kesuburan mereka setelah bertahun-tahun pemakaian sehingga seringkali muncul pertanyaan apakah pil KB mempengaruhi kesuburan?

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan tidak adanya bukti bahwa pil KB menyebabkan kemandulan. Banyak akseptor KB hormonal yang telah belasan tahun memakai kontrasepsi lalu dapat segera hamil setelah menghentikannya. Beberapa wanita lain mungkin perlu beberapa bulan lebih lama untuk mendapatkannya, namun kesuburan biasanya dapat kembali seperti semula dalam jangka waktu satu sampai tiga bulan setelah penghentian.

Bila ternyata ada yang kesulitan hamil, biasanya dikarenakan faktor usia, sebagaimana telah diketahui bahwa kesuburan wanita menurun cukup drastis mulai akhir usia tiga puluhan dan awal empat puluhan, baik pernah memakai kontrasepsi atau tidak. Jadi penggunaan pil KB memang tidak mengurangi kesuburan setelah penggunaannya dihentikan.

Jika Anda menginginkan untuk kembali hamil, Anda dapat menghentikan pil dan langsung mencoba untuk mendapatkan kehamilan. Anda juga dapat menunggu sampai Anda selesai atau bersih dari satu kali menstruasi alami. Menunggu sampai satu menstruasi alami memiliki manfaat yaitu untuk memudahkan dokter atau bidan menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir. Sebagaimana diketahui, usia kehamilan dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir (HPMT). Namun, ini hanya masalah teknis. Dokter bisa juga memperkirakan usai kehamilan Anda dengan USG, yaitu dengan mengukur panjang paha (femur lenght) atau diameter kepala (biparietal diameter) dari janin.

Tidak ada bukti bahwa kontrasepsi hormonal meningkatkan risiko keguguran atau kelainan perkembangan bayi. Jadi, Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Yang penting Anda memastikan bahwa kebutuhan gizi Anda terpenuhi, dan gunakan suplemen untuk menambah kesuburan FertilAid for Women yang dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda kembali setelah sebelumnya dibuat tidak seimbang hormonnya oleh pil KB pencegah terjadinya ovulasi.

oleh: wishingbaby