NewsLetter Kesuburan

Powered By Yahoo! Groups

NewsLetter ASI

Powered By Google Groups

Obesitas Menyebabkan Wanita Tidak Subur, Mengapa?

10703727_718546674890726_5423413712145557740_n

Kelebihan berat badan, terutama bagi wanita, dapat membuat mereka sulit mendapatkan keturunan. Hal ini dibuktikan oleh studi dari India yang mengatakan bahwa wanita dengan kelebihan berat badan mempunyai risiko 91 persen lebih tinggi mengalami polycystic ovarian disease (PCO). Salah satu penyebabnya adalah perubahan hormon yang terjadi akibat terlalu banyaknya lemak yang menumpuk di tubuh. Lemak berlebih ini menyebabkan keseimbangan hormonal terganggu, yang berujung pada siklus haid yang tidak lancar atau jarang.

Yang dimaksud dengan ketidakseimbangan hormon

Esterogen adalah hormon perempuan untuk membentuk penebalan rahim untuk persiapan pembuahan (bila tidak dibuahi lapisan rahim akan luruh jadi menstruasi). Esterogen juga akan memicu hormon LH untuk ovulasi. Bahan baku hormon-hormon kita adalah lemak. Kalau terlalu berlebihan, proporsi antara hormon progesteron, esterogen dan androgen (hormon laki-laki) jadi tak seimbang, hormon androgen bisa jadi tinggi. Salah satu tandanya adalah bila wanita tersebut minum pil KB (dikasih hormon esterogen dan progesrtoren dari luar), ia jadi mens. Tapi terus-terusan pil KB juga tidak bagus karena ia adalah untuk mencegah kehamilan (bisa mens tapi tidak hamil).

Jadi caranya?

Harus olahraga (yang dapat membakar kalori dan lemak), diet dalam bentuk pengaturan pola makan (kurangi karbohidrat dan lemak). Tujuannya mengurangi kelebihan lemak tersebut, agar hormon kembali seimbang. Bisa juga dibantu dengan suplemen FertilAid for Women yang mengandung herbal Vitex untuk mengatur keseimbangan hormon secara alami, bukan secara hormonal. Saat hormon sudah seimbang, mens jadi teratur, dengan demikian mudah bagi kita untuk mengetahui masa subur.

oleh: wishingbaby